https://1.bp.blogspot.com/-p9TGyRJMvEY/XAN9eAD8N2I/AAAAAAAAAHE/2nYSpVmEIgMGXZHoB47cJ9hXuaf2dCa1wCPcBGAYYCw/s728/BANNER%2BDONASI.jpg

WASIAT 15 | MASA MUDA ADALAH MASA TERBESAR UNTUK BANYAK BERBUAT KEBAIKAN

 


 ðŸ“œ *15 WASIAT UNTUK PARA PEMUDA*

📜 _Wasiat 15_ 📜

🏷 *MASA MUDA ADALAH MASA TERBESAR UNTUK BANYAK BERBUAT KEBAIKAN*


📜📜📜📜📜📜📜📜

Diriwayatkan dari Hafshoh bintu Sirin bahwa beliau berkata :

يَا مَعْØ´َرَ الشَّبَابِ! Ø®ُØ°ُوا مِنْ Ø£َنْفُسِكُمْ وَØ£َنْتُمْ Ø´َبَابٌ، فَØ¥ِنِّي وَاللَّهِ مَا رَØ£َيْتُ الْعَمَلَ Ø¥ِلَّا فِي الشَّبَابِ

*“Wahai para pemuda, mulailah dari diri kalian selagi kalian masih muda. Demi Alloh, sungguh saya tidak melihat suatu amalan (yang lebih baik) kecuali di waktu muda”*

Dikeluarkan oleh al-Marruzi rahimahullahu di dalam Mukhtashor Qiyam al-Lail (hal. 49)

 

Ucapan beliau -Hafshoh bintu Sirin- : “Sungguh saya tidak melihat suatu amalan kecuali di waktu muda”, maksudnya bahwa fase usia muda itu termasuk fase terbesar, yaitu fase kebaikan apabila seorang pemuda diberi taufiq dengan izin Alloh ï·» untuk bisa memanfaatkannya.

Sedangkan jika ia menyia-nyiakan memanfaatkan usia mudanya ini, maka akan habis waktu mudanya karena mencari kenikmatan, mengikuti syahwat dan kesenangan jiwa. Terutama hal-hal yang diharamkan -semoga Alloh melindungi - hanya untuk mencari kesenangan (sesaat). Maka sungguh ia telah merugikan masa mudanya dan masa depannya, sebagaimana dinyatakan seorang penyair :

“Kesenangan di masa muda bagi pelakunya awalnya adalah menyenangkan, namun saat tua berubah menjadi siksaan.”

Kesenangan jiwa di saat muda itu awalnya menyenangkan, dipandang oleh pelakunya sesuatu yang nikmat. Namun setelah usianya semakin tua, ia dapati itu sebagai siksaan baginya. Yang demikian ini disebabkan karena pengaruhnya yang berdampak buruk.

 

Selesai

 

✍️ _Disarikan dari :_
📔 *من وصايا السلف للشباب*
_Syaikh DR. ‘Abdurrazzaq Al-‘Abbad Al-Badr_

Posting Komentar

0 Komentar