https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

RENDAH DI BUMI, TINGGI DI LANGIT

 



Rendah dibumi, Tinggi dilangit

Orang yang Gila hormat, dia akan selalu lelah hatinya kawan....... 

dia akan selalu kecewa kawan....

karena dia tidak akan mendapatkan hal itu pada semua orang... 

justru orang akan antipati pada orang yang gila hormat kawan.....saya jamin...orang akan menjauhi orang yang gila hormat..orang-orang tidak menyukai yang gila hormat kawan....

Justru kita dihormati karena kita rendah hati..bukan besar hati/sombong diri... 


Apa yg perlu kita sombongkan? kedudukan, kehormatan, jabatan, kekayaan?

Semua akan berakhir di kuburan kawan.... Jadilah sederhana dan rendah hati di bumi tapi tinggi dan mulia dilangit dengan ketawadhu'an  serta kesederhanaan  dan tentunya ketaqwaan... 

Rosululloh ﷺ  menasehatkan:

وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِله إِلاَّ رَفَعَهُ اللهُ

“Tidaklah seorang bersifat rendah hati karena Alloh, kecuali Alloh mengangkatnya” (HR.Muslim)


Tulisan Ringan sembari menunggu Rembulan yang masih diperjalanan di ponpes Ibnu Abbas Cikarang.


Bibit Abu Miqdad, M.Pd.

Posting Komentar

0 Komentar