https://1.bp.blogspot.com/-p9TGyRJMvEY/XAN9eAD8N2I/AAAAAAAAAHE/2nYSpVmEIgMGXZHoB47cJ9hXuaf2dCa1wCPcBGAYYCw/s728/BANNER%2BDONASI.jpg

JANGAN PERNAH MERASA LELAH DAN PUTUS ASA DALAM BERBUAT KEBAIKAN



 ๐Ÿ’ JANGAN PERNAH MERASA LELAH DAN PUTUS ASA DALAM BERBUAT KEBAIKAN


Yakinlah kita akan menjadi pemenang dalam kebaikan dengan:

1. Mengakui keunikan pribadi
Setiap manusia memiliki keunikannya masing-masing dan setiap orang dinilai berdasarkan perbuatannya. Dia tidak membuang energi  untuk memikirkan seperti apa dia akan ditempatkan dalam sejarah. Yang mereka pikirkan adalah bagaimana dia berbuat yg terbaik untuk bekal akhirat.... bagaimana mereka meraih posisi paling terhormat di sisi Allah AzzaWajalla.
*Jadilah hamba yang bermanfat.* Sebagaimana tuntunan Nabi Kita yang mulia

ุฎَูŠْุฑُ ุงู„ู†ุงุณِ ุฃَู†ْูَุนُู‡ُู…ْ ู„ِู„ู†ุงุณِ
"Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yg lainnya" (HR. Ahmad)


Semakin seseorang mampu melakukan posisioning diri. Semakin jelas dan pasti dalam langkahnya..

Dakwah dan pendidikan tidak dimaksudkan untuk membentuk pribadi yang seragam atau menyeragamkan kepribadian. Sama sekali tidak...
Tetapi justru  mengakui keragaman  dan keunikan di atas kebaikan serta kebenaran  untuk diberdayakan sesuai keistimewaan yang telah Allah anugerahkan pada kita semuanya... dengan tujuan menghambakan diri ikhlas pada Allah sebagaimana firman Allah  Azza  Wajalla

ูˆَู…َุง ุฎَู„َู‚ุۡชُ ูฑู„ุۡฌِู†َّ ูˆَูฑู„ุۡฅِู†ุณَ ุฅِู„َّุง ู„ِูŠَุนุۡจُุฏُูˆู†ِ

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku" (QS. Adz-Dzariyat : 56)

2. Dimulai dari diri sendiri
Ini tentu menuntut adanya kefahaman, keikhlasan,pengamalan, ketaatan, pengorbanan, ketulusan dan kemurnian hati. Kerjasama serta saling percaya( tsiqah dan trust).

 Perjuangan yang di bingkai dengan kesadaran penuh serta keikhlasan

Inilah yang akan membawa seseorang pada kekokohan sikap pribadi yang istiqomah, yang tidak goyah oleh prahara dan fitnah. Tidak pernah gentar menghadang musuh yang besar  tidak nanar menghadapi makar, tidak luruh dengan rayuan gombal musuh.....

3. komitmen terhadap diri sendiri
Proaktif. Jangan menunggu jangan menanti-nanti Jangan menunda amal kita..Sekaranglah saatnya.. sekarang di dunia untuk bekal akhirat kita. Tetapkan komitmen untuk menegakan nilai kebaikan pada diri.
Dimulai dari diri kita sendiri...

Jangan pernah Lelah dan Putus Asa dalam berbuat kebaikan๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ’ช๐Ÿป

✍ BiBit Abu Miqdad M.Pd

๐Ÿ“ Cikarang  ponpes Ibnu Abbas
๐Ÿ“” 14 Januari di hari Jumat yang penuh berkah bersama Terbitnya mentari

Posting Komentar

0 Komentar