https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

SERING NGANTUK SAAT NYIMAK KHUTBAH JUM’AT?

 


Ibnul Qoyyim rohimahulloh mengatakan,


والنعاس في الحرب، وعند الخوف دليل على الأمن، وهو

من الله. وفي الصلاة، ومجالس الذكر والعلم من الشيطان


"Rasa kantuk ketika perang dan kondisi takut itu tanda ketenangan hati. Itulah rasa kantuk yang berasal dari Alloh. Sedangkan rasa kantuk ketika sholat, di majelis dzikir dan ketika pengajian itu berasal dari setan"

(Zadul Ma'ad 3/182)


🔖 Nukilan di atas menunjukkan bahwa anggapan bahwa rasa kantuk ketika pengajian adalah bagian ketenangan hati yang Alloh turunkan adalah anggapan yang tidak benar.


🔖 Demikian pula rasa kantuk saat menyimak khutbah Jum’at adalah bagian dari godaan setan. Oleh karena itu ketika rasa kantuk datang saat berjuanglah dengan mengusirnya dengan berpindah ke tempat yang lain, berdiri sesaat atau berwudhu.



Sumber : Nasihat Ulama Penggugah Jiwa | Ustadz Aris Munandar ,S.S.,M.P.I

Posting Komentar

0 Komentar