https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

JANGAN MEREMEHKAN ORANG LAIN



 Seorang ulama, al-Munawi memberi nasehat,

فينبغي للإنسان أن لا يحتقر أحدا ، فربما كان المحتقرأطهر

قلبا ، وأزكى عملا ، وأخلص نية ، فإنَّ احتقار عباد الله

يورث الخسران ، ويورث الذل والهوان

"Sepatutnya seorang muslim itu tidak meremehkan siapapun. Boleh jadi orang yang diremehkan itu lebih bersih hatinya, lebih berkualitas amalnya dan lebih ikhlas amalnya. Tindakan meremehkan sesama muslim hanya akan membuahkan kerugian dan menyebabkan kehinaan" 

(Faidhul Qodir 5/380)


Berupaya menjadi orang baik adalah sebuah keharusan.

Akan tetapi merasa sempurna jadi orang baik merupakan sikap yang tidak benar.

Memantaskan diri untuk meraih predikat sholih wajib diupayakan.

Akan tetapi merasa sudah bertakwa dan sholih adalah hal yang dilarang oleh Alloh  dalam surat an-Najm.


Sumber : Nasihat Ulama Penggugah Jiwa | Ustadz Aris Munandar ,S.S.,M.P.I

Posting Komentar

0 Komentar