https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

GIGIHLAH DALAM MENUNTUT ILMU


GIGIHLAH DALAM MENUNTUT ILMU

 

Imam Ahmad bin Hanbal Rohimahulloh mengatakan,
"Saya perlu menekuni
pembahasan fiqih
darah haid
selama 9 tahun
untuk bisa memahaminya“

(Dzail Thobaqat al Hanabilah 1/135)


Demikianlah semangat Sang Imam. Coba bandingkan dengan semangat sebagian kita. Ada yang baru belajar tahsin al Qur'an beberapa bulan sudah patah arang. Ada yang baru belajar nahwu setahun lantas putus asa karena merasa tidak ada perkembangan yang berarti. Sedangkan Imam Ahmad Ahmad rela menghasilkan waktu selama 9 tahun untuk belajar fiqih tentang darah haid.

Kutipan di atas juga menunjukkan bahwa wanita adalah makhluk Allah yang unik. Fiqih tentang darah wanita saja agar paham perlu waktu selama 9 tahun. Ini baru darahnya bagaimana lagi hati dan perasaan wanita, perlu waktu yang lebih lama.

Oleh karena itu wahai para suami, sabarlah dan sabarlah untuk bisa memahami isterimu dengan baik. 


Sumber : Nasihat Ulama Penggugah Jiwa | Ustadz Aris Munandar ,S.S.,M.P.I

Posting Komentar

0 Komentar