https://1.bp.blogspot.com/-p9TGyRJMvEY/XAN9eAD8N2I/AAAAAAAAAHE/2nYSpVmEIgMGXZHoB47cJ9hXuaf2dCa1wCPcBGAYYCw/s728/BANNER%2BDONASI.jpg

ADAB BUANG HAJAT | 6. TIDAK MENGHADAP atau MEMBELAKANGI KIBLAT



๐ŸŒ˜ *ADAB BUANG HAJAT*

๐Ÿก๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿก๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿก

6⃣ *TIDAK  MENGHADAP atau  MEMBELAKANGI KIBLAT  *

Dari Abu Ayyub Al Anshori, bahwa 
Nabi ๏ทบ bersabda: 
ุฅِุฐَุง ุฃَุชَูŠْุชُู…ْ ุงู„ْุบَุงุฆِุทَ ูَู„َุง ุชَุณْุชَู‚ْุจِู„ُูˆุง ุงู„ْู‚ِุจْู„َุฉَ ูˆَู„َุง ุชَุณْุชَุฏْุจِุฑُูˆู‡َุง
_"Jika kalian buang hajat, maka janganlah kalian menghadap ke arah kiblat dan jangan pula membelakanginya …” (HR. Bukhori)_

Ketentuan di atas berlaku apabila di ruang terbuka saja. Adapun jika di  dalam ruang (WC) atau adanya pelindung / penghalang yang membatasi  antara si pembuang hajat dengan kiblat, maka boleh menghadap ke arah  kiblat.

Dalam masalah ini para ulama berbeda pendapat. *Selama masih memungkinkan untuk menghindari arah kiblat dan untuk kehati-hatian, sebaiknya tidak menghadap atau membelakangi kiblat, meskipun kita buang air di dalam bangunan.*

✍ _Referensi:_
*ุขุฏุงุจ ุงู„ู…ุณู„ู… ููŠ ุงู„ูŠูˆู… ูˆุงู„ู„ูŠู„ุฉ* |  _ุงู„ู‚ุณู… ุงู„ุนู„ู…ูŠ ุจู…ุฏุงุฑ ุงู„ูˆุทู†_


Posting Komentar

0 Komentar