KEBAHAGIAAN YANG SESUNGGUHNYA


🌹 *KEBAHAGIAAN YANG SESUNGGUHNYA*


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Kebahagiaan dan keberhasilan adalah tujuan yang dicari setiap manusia....
Seorang mukmin berusaha mencari kebahagiaan dengan imannya...
Orang kafir meraih kebahagiaan dengan kekufurannya...
Pemuja harta berusaha meraih kebahagiaan dengan mengumpulkan harta...
Pemburu kekuasaan dan kedudukan berusaha meraih kebahagiaan dengan ambisinya...
Akan tetapi...siapa diantara mereka yang memperoleh kebahagiaan hakiki?
Dari golongan-golongan manusia di atas, hanya satu golongan saja yang meraih kebahagiaan hakiki..
Mereka memandang dengan pandangan yang lebih jauh dari apa yang mereka lihat, pandangan mereka melampui batas-batas kehidupan ini kepada apa yang ada sesudahnya dan sesudah kematian...

*_Mereka melihat bahwa kehidupan dunia dibandingkan dengan kehidupan akhirat hanyalah seperti setetes air dibandingkan dengan air sepenuh lautan atau seperti sebutir pasir di padang pasir yang luas._*

Mereka mengetahui bahwa kebahagiaan hakiki adalah kebahagiaan dengn Allah 'Azza Wajalla..
Kebahagiaan dengan berusaha mendapatkan keridhoanNya....
Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, para pemilik bashirah dan akal..Yang mengikhlaskan diri untukNya, orang-orang yang beribadah hanya kepadaNya, mengingatNya dan menegakan amar ma'ruf nahi munkar...

Bisa jadi seseorang dari mereka adalah orang fakir dan miskin yang sama sekali tidak memiliki makanan untuk hari itu...

Akan tetapi dia berbahagia dengan kebahagiaan yang hakiki...gembira dengan kegembiraan yang sebenarnya...

*Allah berfirman:*

_"Katakanlah(bahwa) dengan karunia Allah dan RahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan".(QS. YUNUS:58)._

_Seorang penyair pernah berkata:_

*_Aku tidak melihat kebahagiaan itu pada mengumpulkan uang..._*
*_Akan tetapi orang yang bertakwalah yang berbahagia..._*

Semoga Allah memberikan kita sebuah kebahagiaan..kebahagiaan yang hakiki...

✍ _Abu Miqdad, M.Pd.I_
🏠 _Cikarang, 4 April 2020_
_Bersama Terbitnya Mentari_

Posting Komentar

0 Komentar