https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

SEBUAH RENUNGAN "RENUNGKANLAH APA YANG TELAH KAU PERBUAT"



🌹 *SEBUAH RENUNGAN*


Astaghfirulloh...
Astaghfirulloh...
Astaghfirulloh...

_Saudaraku,_
Adakah engkau ingat dengan bacaan dzikir pagi dan sore?
ataukah mungkin engkau lupa karena telah lama tidak membacanya telah lama tidak membacanya

Lalu bagaimana dengan salat sunah rawatib seberapa banyak yang telah engkau abaikan

kemudian Bagaimana bacaan Qur'anmu adalah engkau membacanya secara rutin ?

Adakah malam-malam yang engkau dihidupkan dengan shalat?

Adakah siang yang engkau hiasi dengan puasa?

Adakah engkau ingat untuk bersedekah atau seringkali sedekahmu dihentikan dengan kebakhilan, keraguan dan kecurigaan,
jika pun sedekah itu keluar dari sakumu kadang nominalnya sedikit,
itupun setelah kau tunda-tunda.

Bagaimana dengan shalat dhuha dan Witir mu? berapa kali engkau lakukan dalam sepekan.

Adakah engkau menghadiri shalat Jumat di awal waktu, begitupun salat jamaah juga demikian atau bahkan mungkin hampir tidak pernah?

Bagaimana dengan makanan, pakaian dan kendaraanmu. Adakah engkau berlebihan dengannya tanpa rasa syukur?

Kemudian apakah musik selingan dalam tayangan berita dan tayangan dokumenter sudah menjadi hal yang biasa bagimu?

Adakah engkau pernah hadir di sebuah majelis yang berakhir di mana mereka telah makan sepenuh perut dan tertawa sepenuh mulut.
Bahkan mereka mungkin telah memakan daging bangkai Si a dan Si b setelah saling tukar info tentang harga barang dan mobil, tapi mereka tidak saling mengingatkan tentang 1 ayat atau hadits atau faidah ilmu atau bahkan doa kafaratul majelis.

_Saudaraku_
Sesungguhnya inilah yang dinamakan fenomena zuhud dalam sunnah dan beluas-luasan dalam perkara mubah, juga menyepelekan perkara yang diharamkan.

_Saudaraku_
Marilah kita saling mengoreksi diri kita masing-masing,
Mari kita jadikan diri kita menjadi orang yang membawa pengaruh dan perubahan dalam keluarga dan masyarakat kita.

Semoga Allah mengampuni kelalaian kita selama ini.

📝 _Sumber: YufidTv_

Posting Komentar

0 Komentar