https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

MENGINGAT KEMATIAN



🍂 *MENGINGAT KEMATIAN*
🔰 *Tazkiyatun Nafs*  _Bagian 8

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Alloh Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ

_“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).“ (QS. Al-Hasyr : 18)_

Rasululloh ﷺ bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ ، يَعْنِي الْمَوْتَ

_“Perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan.” (yaitu, kematian) (HR. Ibnu Majah) _

Kematian adalah pemisah antara dunia dan akhirat,
Pemisah antara waktu beramal dan waktu pembalasan amal,

*Berusahalah untuk sering mengingat kematian*,
*Karena dengan mengingat kematian akan mensucikan jiwa dari kotoran hati,*

Sa’id bin Jubair radhiyallahu ‘anhu berkata,
لو فارق ذكر الموت قلبي، خشيت أن يفسد علي قلبي
_“Seandainya hatiku berpisah dari mengingat kematian, aku khawatir hal itu justru akan merusak hatiku.”_

Posting Komentar

0 Komentar