https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaTGwVf_AxlPGk3u901jzcWDj1hkJCijbXZNRpObs2yl8qKZGOE4tR6Q10e46uPlzZWQ_VytjWXxYKc7N4kychw-qmapNp4HvbydymnBalt_iaa4MHTK5zuLqskfseCgbh9nsBDiDULQzi/s728/BANNER+DONASI.jpg

3 HAL YANG WAJIB DIPELAJARI DAN DIAMALKAN






Ketahuilah -semoga Alloh merahmatimu- sesungguhnya wajib atas setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari tiga hal ini dan kemudian beramal dengannya;

*Pertama;* Bahwa Alloh Ta'ala telah menciptakan kita, memberi rezeki kepada kita dan tidaklah membiarkan kita begitu saja, akan tetapi *Alloh mengutus* kepada kita seorang *Rosul*, maka barangsiapa yang *mentaatinya* niscaya baginya *surga* dan barangsiapa yang *bermaksiat* kepadanya maka *nerakalah* tempat kembalinya.
Alloh berfirman ;
إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ رَسُولًا (15) فَعَصَىٰ فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلًا (16)
"Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang Rasul (Muhammad) kepada kamu, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul kepada Fir‘aun.(15) Namun Fir‘aun mendurhakai Rasul itu, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.(16) / QS. Al-Muzammil.

*Kedua;* Sesungguhnya *Alloh tidaklah ridho* untuk *disekutukan* dengan sesuatu apapun didalam ibadah (baca: syirik), tidak dengan malaikat yang terdekat dan tidak dengan seorang Nabi yang diutus sekalipun.
وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا
“Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.” (QS. Al Jin: 18).

*Ketiga;* Siapa yang mentaati Rosul dan mentauhidkan Alloh (mengesakan) tidakalah boleh baginya untuk berwala' (loyalitas) kepada orang-orang yang memusuhi Alloh dan Rosul-Nya, walaupun ia seorang kerabat terdekat. Alloh berfirman, artinya ;
“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Meraka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung”. [Al-Mujadilah : 22]

Tiga hal ini merupakan perkara yang sangat penting yang berkaitan dengan tauhidulloh (pengesaan Alloh) dan hak-hak Nya Subhanahu wa ta'ala.

Posting Komentar

0 Komentar