Petunjuk NABI ﷺ dalam MENJAGA KESEHATAN dengan MINYAK WANGI



🌹*Petunjuk NABI ﷺ dalam MENJAGA KESEHATAN dengan MINYAK WANGI*

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Ketika aroma wangi adalah asupan bergizi bagi ruh, dan ruh adalah penopang kekuatan, kekuatan akan bertambah dengan aroma wangi, aroma wangi akan memberikan manfaat bagi otak, jantung dan seluruh organ dalam. Wang-wangian akan menyenangkan hati, menggembirakan jiwa, menenangkan ruh. dan aroma wangi adalah sesuatu yang paling pas bagi ruh, paling serasi dengannya, antara wangi-wangian dan ruh yang baik memiliki kaitan yang sangat erat, maka oleh karenanya wangi-wangian adalah satu dari dua perkara dunia yang disukai oleh orang terbaik Nabi ﷺ. 

Dalam Shahih Bukhari: 
Bahwasanya Nabi ﷺ tidaklah pernah menolak minyak wangi. 

Dan dalam Shohih Muslim, Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ عُرِضَ عَلَيْهِ ريْحَانٌ، فَلا يَرُدَّهُ، فَإنَّهُ خَفيفُ المَحْملِ، طَيِّبُ الرِّيحِ

_"Barangsiapa diberikan kepadanya rayhan (jenis wangi-wangian) maka janganlah ia menolaknya, sesungguhnya ia mudah dibawa dan harum aromanya. (HR. Muslim)_

Dan dalam sebuah hadits yang Shahih, Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
إن لله حقًا على كل مسلم أن يغتسل في كل سبعة أيام، وإن كان له طيب أن يمس منه".
Sesungguhnya Alloh memiliki hak atas setiap muslim untuk mandi setiap tujuh hari, dan sekiranya memiliki minyak wangi hendaknya ia memakainya. (HR. Bukhari & Muslim) 

Didalam wangi-wangian ada keistimewaan, bahwa malaikat menyukainya dan syaithan lari darinya. Syaithan menyukai bau-bau yang busuk. Maka ruh-ruh yang baik akan menyukai aroma-aroma wangi, dan sebaliknya. 

Dahulu Nabi ﷺ banyak memakai minyak wangi dan sangat membenci bau yang tidak sedap. 

Wangi-wangian adalah asupan bergizi bagi ruh yang ia adalah motor kekuatan, melemah dan menguat dengan wangi-wangian sebagaimana bertambah dengan asupan makanan dan minuman, dengan kegembiraan dan kesenangan, dengan berkumpul bersama orang-orang yang dicintai dan terjadinya perkara-perkara yang disukai.

*Maksudnya wangi-wangian adalah termasuk sesuatu yang paling disukai oleh Rosululloh ﷺ, dan ia memiliki pengaruh dalam menjaga kesehatan, mencegah berbagai macam penyakit dan faktor-faktornya. Hal itu karena kuatnya tabiat dengan wangi-wangian tersebut.*
_______
Alih bahasa dari kitab _Thib Nabawi_ karya Ibnul Qoyyim (751 H) [hal: 190-191 & 230, penerbit. Dar Alamiyah] 


✏️Abu Ali, BA.

Posting Komentar

0 Komentar