KESUKSESAN YANG HAKIKI




Sesungguhnya kita di kehidupan ini berada dalam sebuah ujian yang berkelanjutan sepanjang hidup kita, dan masing-masing kita memiliki ujian yang berbeda-beda, 

Salah seorang dari kita ada yang di uji dengan kecerdasannya, 
yang lain diuji dengan kekayaannya, 
sebagian diuji dengan kefakirannya, 
ada juga yang diuji dengan kesehatannya,
dan yang lain diuji dengan sakitnya, 
ada juga  yang diuji dengan ketenarannya dan sebaliknya ada yang diuji dengan keterasingannya, dan seterusnya.. 

*Itu semua adalah ujian, ujian yang unik dan bervariasi.*

Dan ketika kita meninggalkan kehidupan ini, berarti kita  telah selesai dari ujian akhir yang sangat menentukan, maka selamat bagi mereka yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya dengan benar dan celaka bagi mereka yang menjawab dengan salah.

Alloh Ta'ala menjelaskan tentang hakikat ini dalam firman-Nya ;

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kalian, siapa diantara kalian yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun." [ Al-Mulk 2]

Dan Alloh Ta'ala juga menerangkan ;

فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
"Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan kedalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Dan tidaklah Kehidupan dunia melainkan hanyalah kesenangan yang memperdaya." 
[ Ali 'Imran 185]

Akan tetapi masalah terbesar dalam hal ini ialah, kita tidak mengetahui kapan berakhirnya waktu ujian, para pengawaspun (malaikat) menarik lembaran-lembaran jawaban(catatan amalan).

Maka betapa banyakkah kesalahan manusia selama masa ujian ini ?!

Dan betapa banyak yang meneriakkan harapan dan angan-angan agar mendapatkan perpanjangan waktu ujian walau hanya sesaat, sehinngga mereka berataubat dan mengkoreksi jawaban mereka, akan tetapi mereka tidak mendapatkan jawaban dari apa yang mereka angan-angankan dan mereka teriakkan bahkan tidaklah ditoleh sedikitpun.

( فَأَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ)
"Maka Kami timpakan siksaan atas mereka dengan tiba-tiba tanpa mereka sadari." 
[Surat Al-A'raf 95]

( فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ)
"Maka apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan walau hanya sesaat pun." [Surat An-Nahl 61]

*Maka apa yang harus kita lakukan?*

1. mari kita lebih manambahkan kadar kepekaan kita, bahwa segala gerak gerik kita dibawah pengawasan, dan hendaknya kita selalu mengerjakan apa yang dicintai Alloh. 

2. Dan apabila kita terjatuh dalam kesalahan atau dosa, yang harus kita kerjakan adalah bersegera bertaubat, dan melakukan perbaikan sebelum berjumpa dengan Alloh Ta'ala dalam keadaan yang buruk.

3.  Wajib bagi kita membiasakan diri untuk berjihad melawan syahwat dan nafsu dengan terus menerus.

4. Diantara hal yang penting adalah menjahui mereka yang meremehkan dan lalai dari ujian ini, agar kita tidak terpeleset bersama mereka sehingga rugi dengan kerugian yang  sangat besar.

Kita berdoa memohon kepada Alloh yang maha memberikan petunjuk, untuk selalu memberikan hidayah kepada kita kepada jalan yang diridhoi-Nya, dan semoga kita termasuk golongan Orang-orang yang sukses dan berhasil dari ujian ini.

Posting Komentar

0 Komentar