ISTRI TERBAIK

 
Jadilah istri Terbaik...

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci”

_(HR. An-Nasai dan Ahmad Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)_


_Pertama,_ *Menyenangkan menyenangkan jika dilihat suaminya*
Menyenangkan di sini bukan berarti dari sisi fisik saja seperti kebanyakan anggapan orang.
Akan tetapi lebih kepada sisi *inner beauty* atau *kecantikan bersumber dari dalam jiwa*.
Wajah seorang istri yang sering dibasuh air wudhu, pancaran keikhlasan dan rasa syukur di wajahnya akan membuat sejuk hati suami ketika memandangnya.


Setebal apapun riasan wajah make up seorang istri, takkan menyenangkan jika selalu cemberut, suka berkeluh kesah bahkan marah-marah.
Selalu berikan senyuman terindah untuk suami dan berhiaslah sebaik mungkin untuk suami.

_Kedua,_ *Mentaati perintah suami*
Istri yang baik akan taat pada perintah suaminya. Dengan catatan perintah suami tidak menyelisihi perintah Alloh dan RasulNya.
Pandangan terkait emansipasi wanita dan kesetaraan gender membuat istri tidak taat pada suami.

_Ketiga_ *Menjaga diri dan harta suaminya*
Istri yang terbaik selalu menjaga kehormatan dirinya dan menjaga harta suaminya. Ketika suami pergi ia senantiasa menjaga pesan-pesan suami dan tidak melanggar perkara-perkara yang dibenci suami. Menggunakan harta suami dengan izinnya atau sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati.

Wahai kaum muslimah, Semoga engkau menjadi wanita terbaik sebagaimana disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aamiin

Posting Komentar

0 Komentar